SI KERUK: SISTEM IOT SAMPAH TERAPUNG DAN KUALITAS SUNGAI UNTUK MITIGASI BANJIR TANGERANG

Authors

  • Dian Friantoro Universitas Siliwangi
  • Jihan Universitas Siliwangi

Keywords:

Internet of Things, Sampah Sungai, Kualitas Air, Mitigasi Banjir, Tangerang

Abstract

Permasalahan utama di Kota Tangerang adalah meningkatnya volume sampah sungai dan menurunnya kualitas air, terutama di aliran Sungai Cisadane yang sering menyebabkan banjir musiman. Pencemaran yang berasal dari limbah domestik, industri, dan sampah plastik menyebabkan berkurangnya kapasitas aliran sungai. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan SIKERUK (Sistem Internet of Things Kolektor Sampah Terapung dan Monitoring Kualitas Sungai) sebagai inovasi teknologi ramah lingkungan. Sistem ini menggabungkan sensor Total Dissolved Solids (TDS), suhu, dan pH yang terhubung ke mikrokontroler NodeMCU ESP32 untuk mengirimkan data kualitas air secara real-time melalui dashboard berbasis Telegram. Alat ini juga dilengkapi conveyor belt otomatis untuk mengumpulkan dan memilah sampah organik dan anorganik serta panel surya sebagai sumber energi. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa SIKERUK layak diterapkan secara ekonomi, sosial, dan teknologi karena dapat menghemat biaya operasional, meningkatkan efisiensi pengumpulan sampah, dan mendorong partisipasi masyarakat. Selain itu, SIKERUK mendukung program pemerintah Kota Tangerang seperti AE–RDF (Apashista Energy – Refuse Derived Fuel), pengolahan sampah maggot BSF, dan pengendalian banjir. Dengan penerapan teknologi berbasis IoT, SIKERUK menjadi langkah strategis menuju pengelolaan lingkungan perkotaan yang cerdas, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung visi Smart City Tangerang.

Downloads

Published

2025-12-10